Counter Powered by  RedCounter

Melanjutkan postingan saya tentang Bagaimana Wawancara Dilakukan?, kali ini saya akan membagikan tips bagaimana menciptakan kesan yang menyenangkan pada saat wawancara.

Setiap informasi yang diperoleh pewawancara tentang diri pelamar selama berlangsungnya wawancara tentu akan menentukan pantas tidaknya si pelamar diterima, atau setidaknya menjadi bahan pertimbangan untuk menempatkannya pada jabatan yang ditawarkan perusahaan. Seorang pewawancara akan menggunakan setiap informasi yang pelamar berikan dengan sebaik mungkin untuk menentukan diterima atau ditolaknya lamaran. Namun, sekali lagi, setiap informasi yang pelamar berikan bukanlah satu – satunya bahan pertimbangan yang menentukan. Kesan- kesan yang pelamar buat selama berlangsungnya wawancara bisa berarti sukses atau gagal sama sekali. Sikap dan cara memberikan jawaban atas setiap pertanyaan yang diajukan merupakan suatu bagian yang tidak kalah pentingnya dan tidak akan pernah luput dari pengamatan setiap pewawancara. Karenanya, pelamar harus berusaha memberikan kesan yang menyenangkan. Perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Saat Menemui Pewawancara

Saat pelaksanaan wawancara tiba, pelamar akan dipanggil memasuki ruang wawancara. Ruang wawancara bisa di ruang personalia, ruang kepala bagian, atau ruang lainnya yang memang telah disiapkan terlebih dahulu. Begitu pelamar memasuki ruang, pewawancara akan menyambut dengan mengucapkan salam dan berjabat tangan. Sebelum wawancara berlangsung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  1. Sebelum memasuki ruang wawancara, pelamar jangan lupa mengetuk pintu, baik dalam keadaan tertutup maupun terbuka, kecuali kalau diantarkan sekretaris atau resepsionis.
  2. Ketika pelamar masuk, pewawancara biasanya akan mengucapkan salam dan mengulurkan tangan untuk berjabat tangan. Sambutlah dengan ramah dan perkenalkan diri dengan menggunakan cara sebagaimana yang pewawancara lakukan.
  3. Pelamar jangan duduk sebelum dipersilkan. Setelah dipersilakan, duduklah di tempat yang ditentukan dan jangan lupa mengucapkan terima kasih.
  4. Pelamar jangan meletakkan tas, map, surat kabar, majalah, atau bawaan lainnya di meja pewawancara, kecuali jika dipersilakan.
  5. Setelah duduk, pelamar hendaknya mempertahankan sikap tenang. Tunjukkan semangat serta minat yang sungguh – sungguh. Jangan duduk dengan menyilangkan kaki atau melipat tangan di dada karena akan memberikan kesan lain.
  6. Kalau kebetulan pelamar seorang perokok, sebaiknya matikan dulu rokok sebelum memasuki ruang wawancara.

Saat Wawancara

Agar wawancara berjalan dengan baik, perhatikanlah beberapa hal berikut ini.

  1. Dengarkan pertanyaan pewawancara dengan baik dan jawablah setiap pertanyaan dengan jelas.
  2. Jangan memotong pembicaraan sebelum pewawancara selesai bicara. hal seperti ini bisa menimbulkan kesan bahwa pelamar lebih tahu atau tidak peduli dengan yang ingin ditanyakan.
  3. Pelamar hendaknya menunjukkan kemampuan secara wajar dengan tidak melebih – lebihkan yang dimiliki.
  4. Jangan memberikan informasi yang tidak relevan dengan pertanyaan pewawancara karena hanya akan membuang waktu.
  5. Pelamar mungkin akan ditanya tentang perusahaan tempat pelamar pernah atau sedang bekerja saat ini. Jangan membuka rahasia perusahaan atau mengatakan hal – hal negatif tentang perusahaan atau majikan.
  6. Jika ditanya tentang sesuatu di luar bidang yang dikuasai dan memang pelamar tidak tahu, bersikaplah jujur dan katakan saja tidak tahu.
  7. Jika diberi kesempatan untuk bertanya, tanyakanlah hal – hal yang wajar sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa pelamar hanya ingin bertanya atau, yang lebih parah lagi, ingin menyelidiki sesuatu tentang perusahaan. Pertanyaan – pertanyaan mengenai perusahaan dan pekerjaan itu sendiri tentu akan mendapat tanggapan yang positif.
  8. Setelah wawancara, pelamar jangan lupa berjabat tangan dengan pewawancara sebelum meninggalkan ruang wawancara.

Sekalian dulu untuk hari ini. Besok akan saya lanjutkan tentang bagaimana menjawab pertanyaan saat wawancara.

Sumber: Cyssco Dhanny R, Job Interview in English (Kiat Berhasil dalam Wawancara Kerja)

4 Responses to “Menciptakan Kesan yang Menyenangkan Pada Saat Wawancara”
  1. fresh orange says:

    siippp… penting nih yg bginian… ^^

  2. moetz says:

    okai jephh..
    gw bingung mau komen apa..

    tapi kayaknya setiap wawancara gw dah tegang..
    gw aja lupa udah ngomong apa aja saking nerpesnyaa..
    hehhehe

  3. hilda says:

    wah… ok juga tuh tipsnya!!

    minggu2 ini aq juga lagi ada interview neh, mohon doanya yahhhh!

  4. arwo says:

    q mau ngadepin panel interview neh di nestle!! pa y sarannya biar bisa lolos? kendalanya sih interview pke bhs asing.. pa yg hrus dipersiapkan?thaks yah..

  5.  
Leave a Reply


Locations of visitors to this page